Feeds:
Posts
Comments

rel www.west-sumatra.com

Waktu itu setelah hujan deras. Kuturuni jalan yang landai hingga ke pertigaan. Air menggenang setinggi lututku. Basah, badan dan barang bawaanku. Kalau air lebih tinggi lagi, mungkin aku akan berenang, pikirku. Tapi tidak dengan tas berat berisi pakaian, air, paspor, dan uang ini. Aku sadar sedang tersesat di negeri orang! Continue Reading »

Investasi Keahlian

The Arrival- by shauntan.net

Belakangan ini saya sedang berpikir tentang uang. Yah, bisa dibilang saya sedang tidak punya uang. Makan ngirit, pemasukan dikit. Walaupun sedang terlilit, saya sendiri heran, kok kegiatan saya banyak ya? Ada belajar bahasa Inggris, berkomunitas, berkawan, bekerja. Yang terakhir sih memang tidak perlu ditanyakan, tapi tiga aktivitas lainnya? Setelah saya telaah lebih lanjut. Ternyata saya punya pemikiran yang lebih untuk mengambil tiga kegiatan penting itu: investasi keahlian!

Continue Reading »

Peta Hijau Yogyakarta kembali beraksi. Di akhir minggu ini, komunitas Peta Hijau Yogyakarta akan mengadakan workshop Peta Hijau Keliling Jogja yang menjadi kegiatan awal dari sebuah pemetaan kota dari sudut pandang pengguna  sepeda, transportasi publik, dan pejalan kaki di Yogyakarta.

Workshop ini akan diadakan pada hari Jum’at hingga Minggu, 19-21 Maret 2010. Workshop ini akan diawali dengan presentasi dan pemutaran video tentang Peta Hijau di Pendapa Karta Pustaka pada Jum’at 19 Maret 2010. Acara ini dihadiri oleh Masahiro Horiuchi, akademisi dan pemetahijau dari Tokyo, Jepang. Workshop akan dilanjutkan dengan simulasi dan diskusi di Taman Budaya Yogyakarta serta survei lapangan di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta pada hari Sabtu dan Minggu, 20-21 Maret 2010. Workshop ini akan melibatkan peserta dari beragam latar belakang, sebagai sukarelawan dalam proses pemetaan, analisis data, dan pengelolaan program ini seterusnya. Peta Hijau mengundang para pihak, baik dari kalangan akademisi, lembaga swadaya masyarakat, pemerintah, swasta, dan kelompok masyarakat untuk hadir dan terlibat dalam workshop ini.

Workshop ini terbuka untuk diikuti oleh masyarakat umum, tanpa dipungut biaya. Continue Reading »

Gendjer-gendjer

Love this song, after translating a scenario about a girl who fight for socialism in Indonesia. She was not wrong. She just sang. Sang this lyrics…

Gendjer-gendjer nong kedok’an pating keleler
Emake thole teka-teka mbubuti gendjer
Oleh sak tenong mungkor sedot seng tole-tole
Gendjer-gendjer saiki wis digawa mulih

Gendjer-gendjer esuk-esuk didol ning pasar
didjejer-djejer, diuntingi, podo didasar
Emae’ Jebeng podo tuku nggowo welasan
gendjer-gendjer saiki wis arep diolah

Which was translated loosely to this:

The genjers are scattered all over the field
The kids’ mother come and uproot them
She has one basket full and left
Taking the genjers home

At dawn the genjers are taken to the market
Neatly arranged and tied in bunches for sale
Jebeng’s mother buys them, a lot of them
The genjers are now ready to cook

The lyrics i found on the blog: http://mehameha.blogspot.com

Four Girls at an Arts Exhibition

A collage-comic of four girls at an arts exhibition, November, 2009
The sistas, “What’s that?”, “Damn it’s big”, “Help!!!”

The Sistas

The Sistas, Indah, Me, Shinta, 2009

PERSONA: The Poet

The Poet-Joan Zhu, Singapore, February 2009

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.